Posts

Showing posts with the label SENI

Zaman Sudah Berubah Tapi Tidak dengan Sejarah, Seniman Heri Dono Melawan Lupa Lewat Karya Seni "Worship to Power"

Image
Pameran tunggal karya seniman Heri Dono bertajuk "Worship to Power" yang digelar galeri seni Kohesi Initiatives, Tirtopuran Link Building A, Jalan Tirtopuran No 50, Jogjakarta. (Istimewa/ Dok.Kohesi Initiatives) Galeri seni Kohesi Initiatives mempersembahkan pameran tunggal "Worship to Power" karya seniman Heri Dono. Karya sang seniman dihadirkan dalam empat karya instalasi, empat lukisan, dan satu drawing dari tahun 1995 hingga 2020 yang sesuai dengan tema yang diusung dalam pameran tunggal yang digelar di Tirtopuran Link Building A, Jalan Tirtopuran No 50, Jogjakarta, sejak 1 Juli 2023. Pameran tunggal yang dibuka untuk umum mulai 2 Juli hingga 15 Oktober 2023 tersebut, menampilkan karya-karya sang seniman kelahiran Jakarta, 12 Juni 1960 yang merespons masa-masa kritis demokrasi Indonesia. Sekaligus menghadirkannya dalam konteks masa kini yang menjadi upaya aktif untuk melawan lupa.  Narasi dalam pameran tunggal Heri Dono ini dibangun berdasarkan dua karya yang di...

Bersumber dari Nilai Historis, Karya Patung Cai Zhi Song Tak Lekang Dimakan Zaman

Image
Seniman Cai Zhi Song (kiri). (Istimewa/ Dok.Ode to Art Contemporary) Cai Zhi Song merupakan seniman Tiongkok pertama yang memenangkan Taylor Prize, hadiah utama dalam kompetisi Paris Autumn Salon di Eiffel-Branly pada 2001. Itu adalah penghargaan bergengsi yang didambakan dan hanya diberikan kepada satu seniman terkemuka setiap tahunnya. Penghargaan bergengsi bagi seluruh seniman dunia itu sudah ada sejak 1903, dan menjadi penghargaan yang diincar seniman berbakat dari seluruh dunia. Sebuah pengakuan dunia seni internasional terhadap karya Cai Zhi Song. Lahir pada 1972 di Provinsi Shenyang Liaoning, Tiongkok, Cai Zhi Song lulus dari Departemen Patung Akademi Seni Rupa Pusat di Beijing pada 1997. Ia kemudian mengajar di universitas tersebut dari 1998-2008.  Ia adalah seniman muda dengan karya patung yang luar biasa. Karya patungnya berjudul "Ode to Homeland" dipuji karismatik dengan penokohan dan latar kekuatan historis yang sarat makna. Melansir China Daily, Selasa (20/6/2023...

Seniman Lukis Kesayangan Bung Karno, Sudarso Sang Pelukis Realis yang Piawai Menggambar Objek Perempuan Jawa

Image
Karya seni old master seniman Sudarso yang banyak dikoleksi Presiden ke-1 RI Soekarno, di antaranya "Wanita Berselendang Pelangi" (1950-1970) dan "Dik Kedah" (1952). (Istimewa/ Dok. Sekretariat Presiden) Indonesia tak pernah kehabisan seniman lukis. Satu di antara nama besar master lukis tanah air yang pernah hidup, ada nama Sudarso.  Seniman old master kelahiran Ajibarang, Purwokerto, Jawa Tengah itu pernah bergabung dalam "Kelompok Lima" bersama Affandi, Hendra Gunawan, Barli Sasmitawinata, dan Wahdi Sumanta.  Ia yang kelahiran 26 Juli 1914 itu lama tinggal di Bandung ketika muda.  Melansir berbagai sumber, Selasa (20/6/2023), upaya menyambung hidup bekerja sebagai pengantar susu di Bandung, justru membawanya kepada pertemanan sesama seniman.  Sebab, dari sekian pelanggannya, salah satunya adalah Affandi.  Gara-gara pertemanannya dengan Affandi, jiwa seni dalam diri Sudarso yang selama ini "tertidur" kembali bangkit. Sejak 1937, ia intens belaj...